I Love Everything About Physics and Computer

FKIP Fisika Universitas Sriwijaya.

I Love Everything About Physics and Computer

Study hard, you can make your dream to be real.

Jumat, 05 Desember 2014

Perkenalan Macromedia Flash 8

Alif Ilmu | Sebelumnya sekali lagi saya minta maaf kepada sahabat blogger sekalian karna blog ini sering gonta-ganto template (soalnya selalu ga sreuk ma hate) tapi moga-moga template ini yang tetap saya gunakan, dan untuk sekarang saya akan posting tentang "Pengenalan Macromedia Flash 8", kita langsung saja simak tutorialnya.

Macromedia Flash 8 adalah sebuah program standar untuk pembuatan animasi High Impact berbasis Web. Anda dapat membuat sebuah animasi logo, Navigasi  Control Website, animasi form yang panjang, sebuah Website utuh berbasis Flash, atau aplikasi Web lainnya menggunakan program aplikasi ini.
  • Pengenalan interface Macromedia Flash 8
 
Sebelum memulai membuat objek (animasi), anda perlu mengenal beberapa interface dalam macromedia flash 8. Interface-interface tersebut nantinya akan banyak membantu anda mengatur atau mengedit objek animasi yang digunakan.
            Salah satu bagian terpenting dalam interface macromedia flash 8 adalah Drawing Tools yang berguna untuk membuat dan memanipulasi gambar atau objek, bila saya perhatikan macromedia flash 8 tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya.Drawing Tools dibagi menjadi 4 bagian yaitu : Tools, View, Colors dan Options.
  • Toolbox
       
     Tools
Tool berfungsi untuk mengatur atau mengedit objek atau animasi yang sedang kita buat. Tool ini juga adalah salah satu bagian terpenting dalam macromedia flash 8.
> Arrow Tool, digunakan untuk memilih objek. Dengan sebuah klik berarti kita memilih objek tersebut, dengan klik ganda berarti kita memilih objek dan seluruh komponen yang dimilikinya.
> Subselect Tool, digunakan untuk memodifikasi suatu garis yang dibuat dengan Pen Tool.
> Free Transform Tool, digunakan untuk memodifikasi bentuk dari suatu objek.
> Fill Transform Tool, digunakan untuk memodifikasi bentuk dan posisi dari gradient fills.
> Line Tool, digunakan untuk membuat garis. Bila kita membuat garis sembari menekan tombol SHIFT, maka akan terbentuk garis yang tepat horizontal, vertical atau miring 45 derajat.
> Lasso Tool, digunakan untuk memilih suatu area secara tidak teratur. Semua yang termasuk areanya akan terpilih.
> Pen Tool, digunakan untuk membuat kurva-kurva atau bentuk bebas.
> Text Tool, digunakan untuk membuat teks box yang dapat kita isi dengan berbagai tulisan.
> Oval Tool, digunakan untuk membuat objek elips (oval). untuk membuat lingkaran sempurna, pergunakan tool ini sembari meneka tombol SHIFT.
> Ractangle Tool, digunakan untuk membuat bentuk persegi. Bila kita ingin membuat bentuk bujur sangkar secara sempurna, gunakan tool ini sembari menekan tombol SHIFT.
> Pencil Tool, digunakan untuk membuat garis. Bila kita membuat garis sembari menekan tombol SHIFT, maka akan terbentuk garis yang tepat horizontal, vertical atau miring 45 derajat.
> Brush Tool, digunakan untuk menggambar dengan kuas secara bebas, tool ini mempunyai beberapa pilihan untuk mengontrol beberapa efek dari sapuan kuas  kita.
> Ink Bottle Tool, digunakan untuk mewarnai suatu garis.
> Paint Bucket Tool, digunakan untuk memodifikasi warna dan gradasi warna didalam suatu objek.
> Eyedropper Tool, digunakan untuk mengambil warna yang berasal dari suatu objek didalam stage sehingga kita bisa menyamakan warna ketika menggambar.
Eraser Tool, digunakan untuk menghapus suatu gambar/objek.

     View
> Hand Tool, digunakan untuk menggulung stage disegala arah seolah oleh anda menggunakan scroller 360 derajat.
> Zoom Tool, digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan objek.

      Colors
> Stroke Color, digunakan untuk memodifikasi outline/border warna suatu objek.
> Fill Color, digunakan untuk memodifikasi  isi warna pada objek.

     Options
bagian options menyediakan tool setting yang menyertai tool yang sedang aktif.

  • Stage
Stage adalah area tempat kita bekerja dan membuat objek atau animasi. Ibarat kita seorang Pelukis, stage adalah kertas gambarnya.
  • Timeline
Timeline adalah jalur/garis untuk mengatur berjalannya animasi dari frame ke frame.
  • Panel
Panel  merupakan kotak dialog yang berguna untuk melihat, mengatur dan mengubah elemen-elemen atau objek didalam macromedia flash 8. Color serta Library juga termasuk kepada panel.
  • Property Inspector
Property inspector dalam Flash berisi property dari objek yang kita pilih menggunakan Selection Tool. Tiap objek yang kita pilih memilikin property yang berbeda-beda dengan objek lainnya.

Tentang macromedia Flash 8



Macromedia Flash adalah sebuah program mutimedia dan animasi yang keberadaannya ditujukan bagi pecinta desain dan animasi untuk berkreasi membuat aplikasi-aplikasi unik, animasi-animasi interaktif pada halaman web, film animasi kartun, presentasi bisnis maupun kegiatan. Disamping itu, tidak menutup kemungkinan juga dengan menggunakan secara optimal kemampuan penggunaan fasilitas menggambar dan bahasa pemrograman pada Flash (action script) ini kita mampu membuat game-game yang menarik.
Keunggulan dari macro media Flash dibandingkan program animasi lainnya adalah:
1. mudah dipelajari bagi seorang pemula yang masih awam dengan dunia desain.
2.pengguna dapat dengan mudah dan bebas dalam berkreasi membuat animasi dengan gerakan bebas sesuai dengan alur adegan yang dikehendaki
3.dapat menghasilkan file yang ukurannya kecil. Karena Flash menggunakan animasi yang berbasis vektof
4.Macromedia Flash menghasilkan file bertipe (ektensi). FLA yang bersifat fleksibel, karena dapat dikonversikan menjadi bertipe .swf, .html, .gif, .png, .exe, .mov.
> Sejarah perkembangan Macromedia Flash
Perusahaan Macromedia hingga tahun ini 2006 lalu telah melakukan sejumlah inovasi terhadap program Macromedia Flash. Dimulai tahun 1999, dengan dikeluarkannya Flash 4 sebagai program Flash pertama yang dikenal di Indonesia. Meski masih tergolong sederhana, program ini cukup mendapatkan sambutan baik dari pecinta desain dan animasi. Guna meningkatkan mutu, tahun 2000 Flash 5 pun dikeluarkan dengan sejumlah perbaikan interface dan penambahan sedikit fungsi di dalamnya. Menyusul empat tahun berikutnya, Mcromedia mengeluarkan dua inovasi program Flash yaitu Flash 6 atau masyarakat lebih mengenalnya dengan Flash MX, yang dikeluarkan 2002 dan pada tahun 2004 nya, Flash 7 atau Flash MX 2004 pun dikeluarkan sebagai hasil perkembangan dan penambahan fungsi baru dari versi sebelumnya. Pada tahun 2005, tibalah saatnya perusahaan Macromedia mengeluarkan program Flash terbaru sekaligur terakhir hingga 2006 lalu, yaitu Macromedia Flash Basic 8 dan sebagai versi pelengkapnya, yaitu Macromedia Profesional 8.
Membuka tampilan Macromedi Flash
Untuk membuka tampilan flash, kita dapat melakukan langkah-langkah berikut:
1. klik start
2. klik all programs
3. klik macromedia
4. klik macromedia flash 8
Gambar 1 : menampilkan macromedia flash 8
> Area Kerja Macromedia Flash
Setiap program desain dan animasi dibuat dengan dilengkapi area kerja tertentu sebagai ciri khas dari masing-masing-masing program. Area kerja pada Flash ini dilengkapi dengan tiga komponen utama yang penting untuk diketahui yaitu: Toolbox, Timeline, Stage. Namun ketiga komponen utama tidak dapat berdiri sendiri, karena pada saat bekerja dengan menggunakan Flash versi apapun, ketiga komponen tersebut ditunjang dengan dua komponen lainnya, yaitu Menu dan Panel.
Gambar 2 : area kerja dan komponen flash
Toolbox : satu dari komponen utama pada flash yang berisi alat-alat yang digunakan pada saat menggambar dan mewarnai obyek yang telah kita buat pada stage. Selain itu, pada toolbox ini terdapat pula alat pendukung yang berguna untuk mengatur pandangan bekerja di stage.
Gambar 3 : bagian-bagian dari komponen toolbox
Toolbox ini akan dibagi menjadi tiga bagian penting berdasarkan kegunaannya yaitu:
a. Tools
1) Selection Tool : untuk memilih obyek yang akan dimodifikasi dan memindahkan posisi objek pada stage.
2) Subselection Tool : untuk memilih objek dan mengubah bentuk dengan mengubah posisi titik-titik pada line, rectangle dan oval.
3) Line Tool : untuk objek garis pada stage
4) Lasso Tool : untuk memilih sebagian dari objek garis pada stage
5) Pen Tool : untuk memilih sebagian dari objek yang ada pada stage
6) Text Tool : untuk membuat objek berupa tulisan (teks)
7) Oval Tool : untuk membuat objek berbentuk bulat (lingkara)
8) Rectangle Tool : untuk membuat objek berupa bujur sangkar atau persegi panjang
9) Pencil Tool : untuk membuat suatu objek dengan cara menggambar
10) Brush Tool : untuk menggambar suatu objek dengan alat yang menyerupai kuas cat air
11) Free Transform Tool : untuk mengubah bentuk suatu objek pada stage
12) Gradient Tool : untuk mengubah posisi pewarnaan bertingkat (gradient coloring) pada objek yang telah diwarnai
13) Ink Bottle Tool : untuk mengubah stroke color (warna garis) pada suatu objek
14) Paint Bucket Tool : untuk mengubah warna pada objek khususnya pada fill color
15) Eyebropper Tool : untuk mengambil warna dari objek lain yang terdapat pada stage untuk kemudian dijadikan contoh warna untuk objek lain.
16) Eraser Tool : untuk menghapus stroke color maupun fill color pada objek. Terdapat lima jenis pada eraser tool ini yaitu :
§ Eraser normal
§ Eraser fills
§ Eraser lines
§ Eraser selected fills
§ Eraser inside
b. View
1) Hand Tool : untuk menggeser pandangan pada layar ketika bekerja di stage
2) Zoom Tool : untuk memperbesar maupun memperkecil pandangan kerja terhadap suatu objek. Terdapat dua posisi yaitu
§ Zoom in : untuk memperbesar pandangan suatu objek
§ Zoom out : untuk memperkecil suatu objek
c. Color
1) Stoke color : menunjukkan pilihan warna aktif yang akan muncul pada stroke color dari suatu objek yang dibuat.
2) Fill color : menunjukkan pilihan warna aktif yang akan muncul pada fill color suatu objek yang dibuat.
3) Black and White : untuk mengubah strike color dan fill color pada suatu objek menjadi hitam dan putih secara otomatis
4) No color : untuk menukar stroke color dan fill color pada suatu objek terpilih.
Timeline : dengan timeline kita dapat mengatur lamanya suatu animasi dijalankan, mengatur kecepatan suatu animasi suatu ketika dijalankan, dan mengatur banyaknya layer yang akan digunakan dalam pembuatab desain animasi.
Gambar 4 : Timeline flash dan bagian penyusunnya
# Play head : bagian pada timeline barupa garis vertikal merah yang berfungsi sebagai penunjuk frame yang sedang di tampilkan
# Layer : bagian dai timeline yang dapat diibaratkan sebagai lapis demi lapis kertas transparan yang jumlahnya dapat ditambah ataupun dikurangi sesuai keinginan kita. Keberadaan layer ini akan memudahkan kita untuk mengatur desain animasi yang menggunakan objek dalam jumlah banya, sehingga ketika kita mengatur objek yang satu, maka tidak akan mengganggu objek yang lain.
# Insert layer : tombol yang berfungsi untuk menambah jumlah layer yang akan digunakan.
# Delete layer : tombol yang berfungsi untuk mengurangi jumlah layer yang akan digunakan.
# Insert layer folder : tombol untuk menambah folder pada layer yang berfungsi untuk mengelompokkan dua atau lenih layer dengan karakteristik yang sama.
# Show/Hide all layer : tombol yang digunakan untuk memunculkan atau menyembunyikan sementara objek yan terdapat pada seluruh layer yang terdapat pada timeline.
# Show all layers at outline : tombol yang berfungsi untuk menentukan tampilan struke color dan fill color yang akan ditampilkan di stage.
# Frame : bagian timeline yang mempunyai fungsi untuk mengatur susunan waktu dijalankannya suatu animasi.
# Keyframe : bagian timeline berupa gambaran lingkaran hitam yang menunjukkan keberadaan objek di stage pada layer dan frame tertentu. Keyframe juga berfungsi sebagai pembatas gerakan ketika suatu animasi di jalankan, baik itu menggunakan animasi secara motion-tweening maupun shaped-tweening.
# Blank keyframe : bagian timeline berupa gambar lingkaran kosong yang menunjukkan tidak terisinya stage dengan sebuah objek pada layer dan frame tertentu.
# Onion skin button : tombol-tombol yang berfungsi untuk menunjukkan between frame animation, yaitu proses penggambaran pergerakan dan pembentukan animasi dari keyframe awal hingga keyframe akhir.
# Current frame position : bagian timeline yang berfungsi sebagai penunjuk posisi frame yang sedang ditampilkan di stage.
# Frame rate : bagian timeline yang menunjuk besarnya kecepatan pada saat animasi dijalankan yang menggunakan satuan yfps (frame per second). Default yang selalu digunakan oleh flash adalah sebesar 12,0 fps.
Contoh : 20,0 fps, menunjukkan bahwa kecepatan animasi yang dijalankan sebesar 20 frame setiap 1 detik
# Elapsed time : bagian timeline yang menunjukkan lamannya waktu untuk menjalankan suatu animasi dari posisi awal hingga posisi akhir yang ditunjuk pada timeline.
Stage : komponen pada flash yang berbentuk persegi dengan default color berwarna putih. Stage ini adalah tempat kita menggambar dan mengatur posisi-posisi darin objek dan teks yang telah kita buat pada posisi-posisi yang kita inginkan.
Menu : komponen penunjang dari flash yang terdiri dari File, Edit, View, Insert, Modify, Text, Control, Window, Help. Masing-masing bagian dari komponen menu ini mempunyai fungsi-fungsi yang berbeda tergantung dari menu yang ditampilkan pada setiap bagian.
Panel : komponen penunjang pada flash yang berisi perintah-perintah yang berguna untuk mengatur dan memodifikasi objek animasi dan teks yang dipilih. Panel-panel yang seringkali digunakan pada pembuatan animasi adalah panel color, panel library, panel action, dan panel properties.

Cara Memasang Iklan di Blog

Apa kabar sobat blogger?? Trick kali ini akan coba membahas tentang bagaimana memasang iklan PPC di blog. Sebelumnya saya sudah pernah memposting artikel tentang cara memasang iklan di samping artikel dan cara membuat wadah iklan muncul tiba - tiba, tapi sayangnya saya baru kepikiran untuk menulis artikel tentang cara pemasangan iklan di blog ( Blogspot ).

Seperti kita ketahui bersama, bahwa selain sebagai sarana penuangan ide dan aspirasi, blog juga adalah sarana untuk mencari receh, baik yang berupa dollar ataupun yang berupa Rupiah. Saat ini, banyak jasa PPC ( pay per click ) atau bayar tiap 1 kali klik yang tersedia dan bisa mendaftar secara gratis. salah satuhnya adalah Kumpul Blogger.   Kali ini, kita akan memfokuskan pemasangan iklan dari kumpul blogger . Sobat yang tertarik memasang script iklan di blog silahkan ikuti tutorial berikut.

1. Buka situs kumpulblogger dan klik Register atau langsung saja mengklik link ini
2. Masukkan Email sobat pada kotak yang di sediakan kemudian isi captha nya dan klik register.




3. Kemudian buka email masuk pada alamat email yang sobat daftarkan tadi dan dan ambil passwordnya.

4. Sekarang log in ke akun kumpul blogger sobat dengan username ( email sobat ) dan password tadi.

5. Setelah itu, sobat akan melihat beberapa tampilan menu seperti berikut.


  1. Script Text Advertising untuk Blog anda : adalah script berbentuk iklan baris ( tulisan )
  2. Script Mini Banner untuk Blog anda : adalah script berbentuk banner ( gambar )
6. Pilh salah satu ( kedua - duanya juga nggak apa apa ) dan ambil script yang di berikan kemudian pasangkan di HTML/Javascript blog sobat.

Caranya :
  1. Rancangan --> Elemen Laman --> Tambah gadget --> Pilih HTML/Javascript
  2. Masukkan script iklan ke dalam kotak yang di sediakan.
  3. Klik Simpan. 
Atau sobat ingin memasangnya melayang di blog sobat? ikuti trik berikut.

1. Rancangan --> Elemen Laman --> Tambah gadget --> Pilih HTML/Javascript
2. Masukkan kode berikut ke dalam kotak yang di sediakan.

<style type="text/css">
#gb{
position:fixed;
top:10px;
z-index:+1000;
}
* html #gb{position:relative;}


.gbcontent{
float:right;
border:2px solid #A5BD51;
background:#ffffff;
padding:10px;
}
</style>

<script type="text/javascript">
function showHideGB(){
var gb = document.getElementById("gb");
var w = gb.offsetWidth;
gb.opened ? moveGB(0, 30-w) : moveGB(20-w, 0);
gb.opened = !gb.opened;
}
function moveGB(x0, xf){
var gb = document.getElementById("gb");
var dx = Math.abs(x0-xf) > 10 ? 5 : 1;
var dir = xf>x0 ? 1 : -1;
var x = x0 + dx * dir;
gb.style.top = x.toString() + "px";
if(x0!=xf){setTimeout("moveGB("+x+", "+xf+")", 10);}
}
</script>

<div id="gb">

<div class="gbtab" onclick="showHideGB()"> </div>

<div class="gbcontent">

<div style="text-align:right">
<a href="javascript:showHideGB()">
Close Klik 2X
</a>
</div>
<center>

SCRIPT IKLAN SOBAT

<script type="text/javascript">
var gb = document.getElementById("gb");
gb.style.center = (30-gb.offsetWidth).toString() + "px";
</script></center></div></div>

3. Klik save dan lihat hasilnya.

tambahan :
Berbicara PPC berarti berbicara pengunjung, karena itu saya sarankan sebelum sobat memasang iklan PPC, ada baiknya sobat perhatikan dulu jumlah visitor blog sobat.

Cara mempercepat koneksi WIFI/Hotspot

Yah mumpung ga ada kerjaan mending bagi-bagi ilmu aja, kali ini aku mau ngasi tau cara biar jaringan internet kita bisa cepat saat main internet dijaringan hotspot.
Biasanya orang pake aplikasi untuk mendongkrak kecepatan internet mereka, tapi cara saya beda, ga perlu pake aplikasi, hanya perlu buka Command Prompt aja.
Biar ga lama mending langsung aja kita ikuti caranya.
1. Koneksikan komputer anda pada jaringan wifi. Setelah itu klik kanan pada nama jaringan lalu pilih Status
2. maka akan muncul Status Wireles Network Connection lalu klik Detail
3. Ingat atau catat angka yang  ada seperti dilingkaran warna merah.
4. Klik Start ► Run Ketik cmd.exe     (Windows + R untuk win 7)
5. Ketikkan teks ini ping -l 500 192.168.1.1 –t lalu enter
tujuannya adalah anda meminta bandwitch sebanyak 500 bytes dari server jaringan hotspot. Bandwitch normal yang diberikan biasanya hanya 32 bytes per-user tetapi dengan mengetikkan format diatas berarti anda meminta 500 bytes, tetapi jika anda belum puas anda bisa menambahkannya sampai 1000, 2000, 3000 sapai 6000 pada angka 500 itu.
192.168.1.1 adalah IP address dari jaringan hotspot yang aku gunakan.
Biarkan jendela cmd terbuka selama anda internetan
Bisa dibayangkan betapa kasihannya orang yang cuma mendapatkan 32 bytes sedangkan anda 500 bytes. Ingat untuk mengasihani orang lain

Cara Mudah Setting Wireless Router

Mungkin Cukup mudah untuk men-seting dan meng-konfigurasi router dengan modem ADSL, tinggal mengikuti panduan yang ada di dalam buku manualnya, sudah cukup senang untuk digunakan akses ke internet.

Setelah menghubungkan Modem ,  TP-Link router, Notebook/PC dalam kondisi OFF, seperti gambar berikut:


Ada dua cara untuk melakukan setting router TP-Link :
  1. Menggunakan CD Aplikasinya
  2. Melalui Halaman WEB / WEB browser.
Disini kita akan bahaskan dengan cara yang paling umum dipergunakan, yaitu dengan WEB browser.
  • Untuk biasa setting routernya, sebelumnya kita harus menyamakan segmentasi IP Address Notebook/PC yang akan kita pergunakan untuk mensetting dengan segment IP default Router (untuk TP-Link sebagian besar IP defaulnya adalah 192.168.1.1), jadi IP Notebook/PC kita set 192.168.1.69 (IP Address tidak boleh sama dengan Device yang akan di setting).
  • Melalui halaman web, Ketikan IP default Router di Web Browser,192.168.1.1.

  • Masukkan default username & password router,  username: admin,password: admin
  • Setelah masuk di web Administrasi router TP-Link, disarankan untuk mengganti IP default  router/TP-Linknya, karena pada umumnya modem ADSL menggunakan default IP yaitu 192.168.1.1 .
  • Masuk ke menu: Network > LAN ganti IP Address TP-Linknya, Disarankan untuk merubah dengan segmentasi IP yang berbeda, menjadi: 192.168.2.1 dan Subnet Mask: 255.255.255.0. Save.
  • Disarankan juga untuk mengganti password defaultnya dengan cara memilih menu: System Tools -> Password selain ada pilihan mengganti password, juga ada disarankan untuk mengubah username defaultnya.
  • Restart TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
  • Tunggu beberapa saat, dan untuk masuk ke halaman web admin router/TP-Link nya, gunakan IP yang baru: 192.168.2.1 dan masukanusername & password yang baru
  • Setelah masuk ke halaman administrator, pilih menu: Quick Setup dan ikuti langkah selanjutnya (klik tombol NEXT)
  • Pada saat Choose WAN Connection Type, pilih Dynamic IP; klik tombol NEXT
  • Pada halaman Wireless:
    1. Wireless Radio: Enable
    2. SSID: isi dengan nama ID yang akan di broadcast pada saat signal WiFi di pancarkan
    3. Region: Indonesia
    4. Channel: Disesuaikan, pastikan menggunakan Channel yang belum di pergunakan.
    5. Mode: 54Mbps (802.11g)
    6. Next
    7. Finish
  • Selanjutnya, setting Gateaway & DNS nya kita sesuaikan dengan setting ADSL Modem, masuk ke menu: Network -> WAN
    1. Klik Renew pada bagian Gateaway, dan isi dengan IP Modem:192.168.1.1
    2. Pilih/checklist bagian Use These DNS Server
    3. Primary DNS: 203.130.196.5
    4. Secondary DNS: 202.134.0.155
    5. Save
  • Selanjutnya, setting untuk security routernya, agar tidak bisa digunakan oleh siap saja dengan memilih menu Wireless -> Wireless Setting,Beberapa setting sudah dipilih sesuai dengan setting sebelumnya.
    1. Pilih/Klik Enable Wireless Security
    2. Security Type: WEP
    3. Security Option: Automatic
    4. WEP Key Format: Hexadecimal
    5. Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit
    6. Save
  • Sampai tahap ini, router sudah bisa digunakan, namun untuk lebih memastikan, ada beberapa hal yang bisa disetting terlebih dahulu sebelum router nya di REBOOT
  • Setting range IP Client DHCP pada TP-Link nya dengan memilih menu:DHCP -> DHCP Setting, isi range IP sesuai dengan yang dikehendaki, misal: Start IP Address: 192.168.2.100 & End IP Address:192.168.2.199, klik SAVE
  • Cek juga setting Time dengan memilih menu: System Tools -> Timesesuaikan dengan timezone dan waktu anda, klik SAVE
  • Reboot router TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
  • Router TP-Link anda siap digunakan. Cabut kabel LAN dari laptop/PC dan aktifkan WiFi nya, coba untuk search WiFi (SSID) router dan masukkan WEP yang telah di set pada saat melakukan koneksi ke router. Selamat Mencoba.